KURISU NEWS – Layanan produktivitas esensial Microsoft 365 dilaporkan mengalami gangguan signifikan pada Jumat, 23 Januari 2026. Insiden ini menyebabkan ketidaknyamanan dan hambatan bagi ribuan penggunanya yang tersebar di berbagai wilayah, mengganggu aktivitas pekerjaan dan kolaborasi digital.
Menurut pantauan Downdetector, sebuah platform yang melacak status layanan daring, laporan mengenai masalah pada Microsoft 365 melonjak drastis. Pada puncaknya, sekitar pukul 03.15 WIB, hampir 16.000 pengguna melaporkan adanya kendala.
Jumlah ini kemudian berangsur menurun menjadi 3.206 laporan pada pukul 06.45 WIB, dan terus mereda hingga mencapai 446 laporan pada pukul 10.30 WIB.
Penting untuk dicatat bahwa data Downdetector didasarkan pada laporan pengguna, sehingga angka sebenarnya mungkin lebih luas.
Respons Cepat dari Microsoft
Menanggapi situasi ini, pihak Microsoft melalui akun resminya di X (sebelumnya Twitter) menyatakan bahwa mereka sedang berupaya keras untuk menyeimbangkan kembali lalu lintas di seluruh infrastruktur yang terdampak. Perusahaan teknologi raksasa tersebut mengidentifikasi adanya sebagian infrastruktur layanan di Amerika Utara yang tidak memproses lalu lintas sesuai harapan, menjadi akar masalah potensial yang memengaruhi berbagai layanan mereka.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Upaya Pemulihan Berkelanjutan dan Peningkatan Stabilitas
Dalam pembaruan terbarunya, Microsoft mengonfirmasi bahwa mereka telah melihat peningkatan dalam ketersediaan dan fungsionalitas layanan sebagai hasil dari upaya penyeimbangan beban yang dilakukan. "Kami secara aktif memantau kinerja dan membuat penyesuaian terarah untuk lebih meningkatkan stabilitas dan ketersediaan, sambil melanjutkan tindakan pemulihan untuk memastikan pengalaman layanan yang dapat diandalkan," demikian pernyataan Microsoft pada Jumat (23/1).
Komitmen perusahaan untuk mengembalikan layanan ke kondisi optimal secara penuh terus berlanjut.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.