KRIS.WEB.ID – Google Chrome bersiap meluncurkan serangkaian fitur kecerdasan buatan (AI) terbaru. Inovasi ini termasuk panel samping permanen untuk Gemini dan kemampuan penjelajahan otomatis atau ‘auto browse’. Langkah ini menunjukkan ambisi Google dalam persaingan teknologi peramban berbasis AI.
Pengembangan fitur AI pada peramban telah menjadi arena persaingan sengit. Beberapa bulan terakhir, OpenAI merilis peramban Atlas, sementara Microsoft Edge dan Opera juga memperkenalkan asisten AI. Google kini meningkatkan standar dengan fitur-fitur baru pada Chrome.
Panel samping Gemini kini menjadi fitur yang selalu tersedia di sisi kanan peramban. Perubahan ini memindahkan Gemini dari jendela mengambang sebelumnya. Google menyatakan desain ulang ini memudahkan pengguna melakukan berbagai tugas secara bersamaan.
Pengguna dapat membandingkan produk dari beberapa tab atau meringkas ulasan dari berbagai situs web. Semua itu bisa dilakukan sambil tetap membuka tab utama. Fitur ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas dan pengalaman penjelajahan.
Selain itu, Chrome juga akan terintegrasi dengan Nano Banana. Ini adalah generator gambar AI milik Google. Pengguna kini dapat mengubah gambar secara langsung di jendela peramban hanya dengan perintah teks. Tidak perlu mengunduh berkas atau berpindah tab.
Fitur utama yang paling menonjol adalah ‘auto browse’. Fitur ini sedang diluncurkan untuk pelanggan AI Pro dan Ultra di Amerika Serikat. Alat agen ini mampu menangani tugas multi-langkah yang kompleks. Ini meliputi riset harga hotel dan penerbangan, mengisi formulir daring, atau menjadwalkan janji temu.
‘Auto browse’ juga dapat mengelola langganan dan bahkan mengidentifikasi barang dari foto. Kemudian mencari produk serupa, menambahkannya ke keranjang belanja, dan menerapkan kode diskon. Google mengklaim fitur ini dapat melakukan semua itu sesuai anggaran yang ditentukan.
Untuk tugas yang memerlukan kredensial masuk, ‘auto browse’ dapat memanfaatkan pengelola kata sandi bawaan Chrome. Tentu saja, penggunaan ini memerlukan izin dari pengguna. Fitur ini juga dirancang untuk berhenti sejenak dan meminta konfirmasi. Ini berlaku untuk tindakan sensitif seperti pembelian atau unggahan media sosial.
Dalam beberapa bulan mendatang, Google berencana menambahkan ‘Personal Intelligence’ ke Chrome. Fitur ini memungkinkan peramban mengingat konteks dari percakapan sebelumnya. Hal ini akan memberikan bantuan yang lebih personal dan relevan kepada pengguna.
Google belum merinci versi Chrome spesifik yang akan menyertakan semua fitur ini. Namun, dukungan panel samping Gemini dan integrasi Nano Banana sedang diluncurkan saat ini. Ini hadir sebagai pembaruan layanan sisi server, sebagaimana dilansir dari MacRumors.