KURISU NEWSS – Bagi Anda yang masih terhanyut dalam aksi memukau Kim Do Gi di “Taxi Driver 3” dan merasa ada kekosongan, jangan khawatir! Lee Je Hoon, aktor serbabisa yang menjadi tulang punggung serial tersebut, memiliki daftar panjang drama lain yang tak kalah menarik untuk dinikmati. Jauh sebelum dan setelah menjadi pengemudi taksi yang menegakkan keadilan, Lee Je Hoon telah membangun filmografi yang kaya akan eksplorasi tema moralitas, kesedihan, idealisme, dan ketahanan diri yang tenang. Dari thriller kriminal penjelajah waktu hingga drama manusia yang menyentuh, serta kisah prosedural klasik, aktor camoflage ini selalu membuktikan kemampuannya. Mari kita selami empat drama yang menyoroti jangkauan akting salah satu pemeran utama K-drama yang paling dapat diandalkan ini.
1. “Signal”: Ketika Masa Lalu Bertemu Masa Kini
Jika Anda terkesan dengan peran Lee Je Hoon sebagai vigilante yang licin di franchise “Taxi Driver”, maka Anda tidak boleh melewatkan penampilannya sebagai Park Hae Young di “Signal”. Terinspirasi oleh misteri pembunuhan nyata, serial ini mengikuti tiga detektif di dua lini masa berbeda: 1989 dan 2015. Mereka secara misterius terhubung melalui sebuah walkie-talkie tua. Hae Young, yang sinis terhadap sistem yang ia layani karena kematian temannya yang belum terpecahkan, menemukan walkie-talkie yang menghubungkannya dengan detektif masa lalu, Lee Jae Han (Jo Jin Woong). Bersama dengan Cha Soo Hyun (Kim Hye Soo), ketiganya bekerja melintasi waktu untuk memecahkan kasus-kasus lama dan mengubah takdir tragis. Mirip dengan “Taxi Driver 3”, “Signal” mempertanyakan keadilan, namun dari sudut pandang yang lebih melankolis dan moral. Akting Lee Je Hoon di sini sangat terkendali namun penuh emosi, terutama saat pengetahuan menjadi kekuatan sekaligus beban.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
2. “Where Stars Land”: Romansa di Bandara Internasional
Berlatar di Bandara Internasional Incheon, drama ini mengisahkan para karyawan yang menghadapi tekanan profesional, keterbatasan pribadi, dan cinta tak terduga di lingkungan kerja yang penuh tekanan. Soo Yeon (Lee Je Hoon) dan Yeo Reum (Chae Soo Bin) bekerja di departemen layanan penumpang. Soo Yeon, meskipun selalu cekatan, menjaga jarak dari rekan kerjanya. Ia menyimpan rahasia pribadi yang dalam dan tidak ingin orang lain mendekatinya. Yeo Reum, di sisi lain, bekerja keras tetapi terus-menerus mendapat masalah. Ketika keduanya ditugaskan untuk bekerja bersama, Yeo Reum awalnya mewaspadai Soo Yeon, tetapi perlahan-lahan mulai menyukainya, menyadari bahwa Soo Yeon tidak hanya empatik tetapi juga diam-diam heroik dalam setiap tindakannya. Akting Lee Je Hoon menampilkan kerentanan tanpa sentimentalitas yang berlebihan di sini. Penggemar “Taxi Driver” mungkin menemukan versi dirinya ini sangat berbeda, namun kontras itulah justru daya tariknya.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
3. “The Art of Negotiation”: Pertarungan di Ruang Rapat
Berada di dunia merger dan akuisisi korporat yang berisiko tinggi, drama ini mengeksplorasi kekuasaan, persuasi, dan harga sebuah kemenangan. Lee Je Hoon memerankan Yoon Joo No, seorang negosiator top yang ketenangan profesionalnya menyembunyikan kehidupan batin yang sangat tertutup. Dikenal karena instingnya yang tajam dan kontrolnya yang tak tergoyahkan di ruang rapat, Joo No mendekati setiap kesepakatan seperti medan perang — terukur, strategis, dan tanpa emosi. Seiring berjalannya serial, menjadi jelas bahwa negosiasi di sini tidak terbatas pada kontrak dan angka, tetapi meluas ke hubungan pribadi, kompromi moral, dan pelestarian diri. Interaksi Joo No dengan rekan kerja dan saingannya mengungkapkan seorang pria yang memahami orang secara mendalam namun menjaga jarak, memilih presisi daripada kerentanan. Lee Je Hoon menjadi jangkar serial ini dengan penampilan yang dibangun di atas penahanan diri, menjadikannya tontonan wajib bagi para penggemar politik ruang rapat.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
4. “Move to Heaven”: Kisah-kisah yang Ditinggalkan
Berpusat pada profesi yang tidak biasa, “Move to Heaven” mengikuti pembersih trauma yang bertugas menyortir barang-barang milik orang yang telah meninggal, mengungkap cerita-cerita yang mereka tinggalkan. Lee Je Hoon memerankan Jo Sang Gu, seorang mantan petarung bawah tanah yang menjadi wali yang enggan bagi keponakannya, Han Gu Ru (Tang Jun Sang), yang mengidap sindrom Asperger. Setelah kematian mendadak saudaranya, Sang Gu menemukan dirinya masuk ke dalam cara hidup yang tidak ia pilih atau merasa siap untuknya. Awalnya kasar, tertutup secara emosional, dan didorong oleh naluri bertahan hidup daripada empati, Sang Gu berjuang untuk terhubung dengan Gu Ru dan pekerjaan yang mereka lakukan bersama. Namun, setiap tugas mengungkapkan fragmen kehidupan yang ditandai oleh cinta, penyesalan, dan percakapan yang belum selesai, perlahan-lahan membentuk kembali pandangan dunianya. Akting Lee Je Hoon menggambarkan transformasi Sang Gu dengan kepekaan yang luar biasa, menunjukkan bagaimana kekuatan emosional tidak didefinisikan oleh busur penebusan atau gerakan besar, tetapi oleh kemauan untuk tetap tinggal, mendengarkan, dan memikul beban cerita orang lain.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.