KURISU NEWSS – Dunia drama Korea kembali dimanjakan dengan serial sejarah romantis yang tak biasa, "To My Beloved Thief". K-Drama ini menawarkan perpaduan unik antara intrik sejarah, fantasi, komedi, dan romansa yang memikat. Mengambil latar era Joseon, drama ini bukan sekadar kisah cinta biasa, melainkan eksplorasi mendalam tentang identitas, kekuasaan, dan bagaimana masa lalu membentuk masa kini, semua dibalut dalam premis yang ceria namun penuh makna.
Jika Anda mencari tontonan yang segar dan berbeda, berikut adalah tiga alasan mengapa "To My Beloved Thief" harus segera masuk daftar tontonan Anda.
Hong Eun Jo: Dokter Berhati Mulia, Pencuri Bertopeng Legendaris
Karakter Hong Eun Jo, yang diperankan apik oleh Nam Ji Hyun, adalah pusat dari segala keunikan drama ini. Di siang hari, ia adalah tabib desa yang lembut dan penuh kasih, memahami denyut nadi rakyatnya. Namun, di balik persona tenang itu, Eun Jo menjalani kehidupan ganda yang mendebarkan.
Saat malam tiba, ia bertransformasi menjadi Gil Dong, pencuri bertopeng legendaris yang merampok lumbung orang kaya untuk dibagikan kepada kaum miskin. Dalam masyarakat yang membatasi pilihan wanita, Eun Jo adalah anomali yang menarik; ia berakar pada tradisi namun diam-diam progresif.
Lahir dari bangsawan dan wanita berstatus rendah, posisi Eun Jo di keluarganya sendiri sangat sulit, bahkan lebih buruk dari pelayan meskipun ia adalah satu-satunya pencari nafkah. Puncaknya, ia dijodohkan sebagai selir untuk patriark berusia 70 tahun yang sakit parah. Namun, di tengah keterbatasannya, ia menemukan kebebasan dan keberanian sebagai Gil Dong.
Dengan busur yang terampil dan gerakan yang cekatan, Gil Dong menjadi sosok yang ditakuti sekaligus diejek oleh para elit, tetapi dipuja oleh rakyat jelata. Nam Ji Hyun berhasil memerankan dualitas ini dengan sempurna, menunjukkan bahwa kedua identitas itu adalah ekspresi dari inti moral yang sama, hanya dengan intensitas yang berbeda.
Yi Yeol: Pangeran Cerdas yang Terpikat Misteri
Di sisi lain, ada Pangeran Yi Yeol, diperankan oleh Moon Sang Min, seorang pangeran yang cerdas dan terobsesi dengan penyelidikan. Alih-alih terjerat intrik istana, Yi Yeol menghabiskan sebagian besar waktunya bekerja dengan kepolisian istana, membantu memecahkan kasus. Namun, mitos Gil Dong menjadi teka-teki yang paling membuatnya frustrasi.
Ia terobsesi untuk menangkap pencuri itu, tetapi secara tak terduga, ia adalah salah satu dari sedikit orang yang benar-benar memahami motif Gil Dong.
Pertemuan pertamanya dengan Gil Dong, tanpa menyadari itu adalah Eun Jo, menunjukkan sisi kemanusiaannya. Ia memberikan keringanan, mengakui bahwa Gil Dong pada dasarnya tidak berbahaya dan bertindak sebagai kekuatan senyap yang membantu mereka yang tertindas. Kehidupan pribadi Yi Yeol juga kompleks; ia memiliki hubungan yang tegang dengan ibunya tetapi sangat mengagumi saudara tirinya, sang raja.
Meskipun ia menjauhkan diri dari intrik istana, ia adalah seorang romantis sejati. Ia terpikat oleh kejujuran dan kasih sayang Eun Jo, dan pengakuannya mengejutkan dirinya sendiri, menunjukkan bahwa cinta mungkin mengubah pangeran yang hati-hati ini menjadi pemberontak yang tenang, didorong oleh keyakinan, bukan ambisi.
Moon Sang Min membawa pesona yang tenang pada Yi Yeol, melampaui cetakan pangeran sageuk biasa.
Romansa Pertukaran Jiwa yang Tak Terduga
Apa yang dimulai sebagai kasus lucu salah identitas secara bertahap berkembang menjadi salah satu alur romantis paling menarik dalam drama ini. Pertemuan pertama Yi Yeol dan Eun Jo penuh dengan pembalikan dan penyamaran. Eun Jo, yang mengenakan sutra mahal, salah mengira Yi Yeol, yang saat itu mengenakan tunik rakyat biasa, sebagai pengawalnya.
Momen-momen kecil ini, seperti ketika Yi Yeol diam-diam menawarkan sandal jeraminya, menanam benih ketertarikan.
Jalan mereka kembali bersilangan ketika Yi Yeol, yang semakin tertarik pada Gil Dong yang sulit ditangkap, bertemu Eun Jo dalam persona bertopengnya. Ia terkejut oleh perbedaan antara penjahat yang diburu istana dan orang di hadapannya, memilih belas kasihan daripada hukuman. Ciuman impulsif dari Eun Jo, yang lahir dari keputusasaan akan nasibnya sebagai selir, menjadi momen seismik bagi Yi Yeol, mengubah rasa ingin tahu menjadi perasaan yang mendalam.
Namun, kejutan terbesar datang ketika sepasang gelang yang serasi memicu pertukaran jiwa yang mustahil. Pertukaran ini terjadi saat Eun Jo dalam persona Gil Dong dan dituduh melakukan pembunuhan, menjebak mereka berdua dalam tubuh masing-masing di saat bahaya besar.
Pertukaran jiwa ini mempertajam taruhan emosional drama. Dipaksa untuk menjalani kehidupan satu sama lain, Yi Yeol dan Eun Jo mendapatkan pemahaman yang tak tersaring tentang dunia yang hanya mereka lihat dari luar. Afeksi mereka tumbuh bukan melalui deklarasi, tetapi melalui pengalaman hidup, membuat romansa terasa lebih mendalam dan jujur.
Chemistry antara Nam Ji Hyun dan Moon Sang Min terasa segar dan menawan, menghadirkan kisah cinta yang tak hanya menghibur tetapi juga menyentuh hati.