KRIS.WEB.ID – Kabar mengejutkan datang dari Amerika Serikat, di mana sebuah sistem badai besar diperkirakan akan membawa hujan salju lebat dan hujan beku melanda lebih dari separuh wilayah negara tersebut akhir pekan ini. Dalam sorotan utama, aplikasi cuaca bawaan Apple, Apple Weather, memprediksi potensi salju hingga dua kaki di beberapa kota, yang sontak memicu perbincangan hangat mengenai akurasi ramalan aplikasi tersebut dibandingkan dengan penyedia informasi cuaca lainnya.
Badai Besar Mengancam, Ramalan Apple Weather Jadi Perhatian
Peringatan cuaca musim dingin telah diberlakukan di berbagai kota besar Amerika Serikat, termasuk Atlanta, Baltimore, Boston, Charlotte, Cleveland, Dallas, Indianapolis, Nashville, New York, Philadelphia, Raleigh, dan Washington D.C. Intensitas salju yang diramalkan oleh Apple Weather, mencapai hingga dua kaki di beberapa lokasi, telah menarik perhatian publik dan memicu pertanyaan tentang metodologi di balik prakiraan tersebut.
Menurut laporan yang **dilansir dari MacRumors**, fenomena ini mendorong banyak diskusi di kalangan pengguna dan ahli meteorologi. Meskipun perkiraan jumlah salju dari Apple Weather telah sedikit menurun di banyak kota dibandingkan ramalan awal, angka tersebut tetap signifikan dan berpotensi menyebabkan gangguan serius. Selain salju, beberapa wilayah juga mungkin mengalami hujan beku, hujan es, atau campuran cuaca dingin lainnya, yang bisa mengakibatkan pemadaman listrik di beberapa lokasi.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Mengapa Ramalan Apple Weather Terkadang Berbeda?
Surat kabar The New York Times turut membahas isu ini, mencoba menjelaskan mengapa ramalan Apple Weather terkadang menunjukkan perbedaan signifikan. Pertama, banyak aplikasi cuaca cenderung menampilkan hasil dari satu model prakiraan tunggal. Berbeda dengan pendekatan ini, para meteorolog profesional seringkali menganalisis data dari berbagai model prakiraan untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif dan akurat.
Kedua, The New York Times juga menyoroti bahwa para ahli meteorologi memperingatkan betapa sulitnya memprakirakan jumlah curah hujan spesifik, termasuk salju, beberapa hari sebelum badai benar-benar terjadi. Kompleksitas atmosfer dan variabel yang tak terhitung membuat prediksi jangka menengah dan panjang menjadi tantangan tersendiri.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Sumber Data Aplikasi Apple Weather
Aplikasi Apple Weather telah mengalami peningkatan signifikan sejak Apple mengakuisisi aplikasi cuaca populer Dark Sky pada tahun 2020. Fitur-fitur canggih dan prakiraan hiperlokal Dark Sky telah terintegrasi penuh ke dalam Apple Weather.
Meskipun demikian, dalam dokumen dukungannya, Apple menyatakan bahwa mereka tetap mengumpulkan setidaknya sebagian data cuaca dari berbagai sumber terkemuka. Sumber-sumber ini termasuk U.S. National Weather Service, The Weather Channel, dan beberapa penyedia data cuaca lainnya. Kombinasi data dari berbagai sumber ini bertujuan untuk memberikan prakiraan yang paling akurat dan relevan bagi penggunanya.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Cara Aktifkan Notifikasi Cuaca Ekstrem di iPhone
Bagi Anda yang berada di Amerika Serikat dan ingin tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem, Anda bisa mengaktifkan notifikasi cuaca buruk dan curah hujan jam berikutnya di iPhone Anda. Caranya sangat mudah:
- Buka aplikasi Apple Weather.
- Ketuk ikon daftar di sudut kanan bawah layar.
- Ketuk tiga titik di sudut kanan atas.
- Pilih opsi ‘Notifications’ (Notifikasi).
- Aktifkan kedua jenis notifikasi di bawah ‘Current Location’ (Lokasi Saat Ini).
Dengan mengaktifkan notifikasi ini, pengguna dapat menerima peringatan dini mengenai kondisi cuaca yang berpotensi membahayakan, membantu mereka untuk lebih siap menghadapi situasi darurat.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.
Informasi terkait masih berkembang, dan kami akan memperbarui detailnya jika ada data tambahan.