KURISU NEWS – Samsung mengindikasikan kehadiran fitur privasi terbaru pada lini ponsel flagship Galaxy S26 Series. Bocoran ini muncul melalui tiga video di akun Instagram Samsung Indonesia. Video tersebut menampilkan ilustrasi mata yang mengintip pola kata sandi, kode PIN, serta percakapan pribadi. Namun, tampilan tersebut tidak terlihat jelas saat layar dimiringkan.
Ilustrasi visual dalam video digambarkan di lokasi publik seperti lift, kereta, dan bus. Salah satu keterangan unggahan menyatakan, “Kereta lagi penuh? Aman aja. Bersiap untuk dapatkan privasi yang next level.” Fitur ini diyakini sebagai pembaruan dari teknologi “Magic Flex Pixel” pada Galaxy S26 Ultra.
Rumor mengenai Magic Flex Pixel sudah beredar beberapa waktu lalu. Fitur ini disebut sebagai pelindung layar bawaan yang dapat menggelapkan atau menyulitkan pandangan dari sisi. Versi Samsung diklaim bekerja pada tingkat piksel tanpa memengaruhi kualitas gambar utama.
Galaxy S26 Series dikabarkan akan mengusung panel OLED M14 dari Samsung Display. Panel ini menjanjikan peningkatan kecerahan dan efisiensi daya. Panel serupa juga digunakan oleh Apple dan Google untuk produk ponsel mereka.
Dari segi ukuran, Galaxy S26 Plus dan Galaxy S26 Ultra kemungkinan mempertahankan layar 6,7 inci dan 6,9 inci. Sementara itu, model dasar Galaxy S26 diperkirakan memiliki layar 6,3 inci, sedikit lebih besar dari pendahulunya yang 6,2 inci.
Perusahaan juga disebut akan meningkatkan kecepatan pengisian daya. Seri Ultra dikabarkan akan mendukung pengisian daya 60W. Sementara itu, beberapa model S26 akan mendukung pengisian nirkabel Qi2 25W. Samsung juga kemungkinan menambahkan sistem penyesuaian magnetik pada aksesori resmi untuk semua model S26.
Kapasitas baterai juga menjadi sorotan dengan potensi peningkatan hingga 5.400 mAh pada Galaxy S Ultra. Samsung juga dikabarkan mengadopsi material silikon karbon untuk baterai. Ini mengikuti jejak beberapa pesaing dari Tiongkok.
Pada sektor dapur pacu, Galaxy S26 Series diprediksi membawa chipset Exynos 2600. Chipset ini disebut akan menggunakan teknologi produksi gate-all-around (GAA) 2-nanometer pertama di industri. Ini menunjukkan komitmen Samsung pada inovasi teknologi prosesor.
Untuk fotografi, Galaxy S26 Ultra kabarnya memiliki tiga kamera belakang. Konfigurasi tersebut mencakup kamera utama 200 MP, ultrawide 50 MP, dan telefoto 50 MP dengan 5x optical zoom. Kamera depan akan beresolusi 12 MP dengan bidang pandang (FOV) yang lebih lebar. Sensor utama 200 MP menggunakan sensor Sony berukuran lebih besar, yakni 1/1.1 inci.
Di Indonesia, Galaxy S26 Series telah mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Tiga model yang terdaftar adalah SM-S942B, SM-S947B, dan SM-S948B, yang dipercaya sebagai Galaxy S26, S26 Plus, dan S26 Ultra. Masing-masing produk ini mendapatkan nilai TKDN 37,50 persen.
Meskipun demikian, Samsung belum memberikan informasi resmi mengenai tanggal rilis global maupun di Indonesia. Galaxy S26 Series dikabarkan akan diluncurkan pada bulan Februari, lebih lambat dari model-model sebelumnya.