KRIS.WEB.ID – WhatsApp sedang meluncurkan fitur keamanan opsional terbaru bernama ‘Strict Account Settings’. Fitur ini dirancang khusus untuk melindungi pengguna yang berpotensi menjadi target serangan siber canggih. Langkah ini menunjukkan komitmen WhatsApp dalam menjaga privasi dan keamanan penggunanya.
Pengaturan keamanan ketat ini secara khusus menyasar jurnalis, aktivis, serta tokoh publik. Konsepnya mirip dengan ‘Lockdown Mode’ yang ada pada iPhone besutan Apple. Setelah diaktifkan, fitur ini akan mengunci berbagai opsi akun ke pengaturan paling restriktif.
Sebagai contoh, WhatsApp akan secara otomatis memblokir lampiran dan media dari pengirim yang tidak terdaftar di kontak Anda. Hal ini bertujuan untuk mengurangi potensi masuknya perangkat pengintai berbahaya atau berkas berbahaya. Pengaturan ini menambah lapisan perlindungan ekstra bagi pengguna.
Beberapa aspek keamanan akun juga akan diperketat. Verifikasi dua langkah akan secara otomatis diaktifkan untuk lapisan keamanan tambahan. Notifikasi keamanan juga akan dihidupkan dan dikunci dalam posisi aktif. Pengguna dengan cadangan data dianjurkan untuk mengaktifkan cadangan terenkripsi end-to-end.
Pada bagian pesan dan media, pratinjau tautan akan dinonaktifkan secara otomatis. Fitur ini juga akan memblokir pesan dalam jumlah besar dari akun yang tidak dikenal. Hal ini membantu mencegah penyebaran konten yang tidak diinginkan atau berbahaya.
Pengaturan profil dan kehadiran juga ikut dibatasi. Informasi ‘Terakhir dilihat’ dan status online, foto profil, detail ‘Tentang’, serta tautan pada profil akan dikunci. Hanya kontak Anda atau daftar orang terpilih yang dapat melihat informasi tersebut.
Pembatasan juga berlaku untuk grup WhatsApp. Hanya kontak yang dikenal atau daftar orang terpilih yang sudah Anda tetapkan dapat menambahkan Anda ke grup. Ini memberikan kontrol lebih besar kepada pengguna atas siapa yang dapat berinteraksi dengan mereka.
Fitur ‘Strict Account Settings’ dapat ditemukan di menu Pengaturan, lalu pilih Privasi, dan terakhir Lanjutan. Peluncuran fitur ini akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa minggu mendatang. Ketersediaannya mungkin bergantung pada lokasi pengguna.
Penting untuk diingat bahwa pengaturan ini hanya dapat diakses dari perangkat utama Anda. Pengguna tidak dapat mengontrol ‘Strict Account Settings’ melalui WhatsApp Web. Fitur ini dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal langsung dari perangkat seluler.
WhatsApp juga menyebutkan telah memindahkan sebagian kode dasarnya ke bahasa pemrograman Rust. Rust dikenal karena fitur keamanan memorinya yang unggul. Perubahan ini diklaim membantu melindungi foto, video, dan pesan dari perangkat pengintai berbahaya. Detail teknis lebih lanjut tersedia di blog rekayasa Meta.
Informasi ini di lansir dari MacRumors.